, Gorontalo Utara – Pada Sabtu, 1 Juni 2024, pukul 07.00 Wita, lapangan Makodim 1314/Gorut di Desa Botungobungo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara menjadi saksi peringatan Hari Lahir Pancasila ke-79. Upacara ini mengusung tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Menuju Indonesia Emas 2045”.
Upacara tersebut dihadiri oleh beberapa petinggi militer, antara lain Letnan Kolonel Rayner D.R. Wajong (Komandan Kodim 1314/Gorut), Kapten Inf. Edy S. (Danramil 1314-01 Kwandang), Lettu Inf. Armin (Danramil 1314-02 Atinggola), Lettu Inf. Ida Bagus (Pasi Ter Dim 1314/Gorut), Letda Inf. J. Siby (Pasi Ops Dim 1314/Gorut), Letda Inf. Muh. Satran, dan Letda Inf. Hidayat N. Cahyo (Pasi Intel Dim 1314/Gorut).
Dalam sambutannya, Letnan Kolonel Rayner D.R. Wajong menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa di tengah perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa. Beliau menyampaikan bahwa tema tahun ini, “Pancasila Jiwa Pemersatu Menuju Indonesia Emas 2045”, mengingatkan kita akan peran Pancasila dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri, dan berdaulat.
“Pancasila adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila menjunjung tinggi inklusivitas, toleransi, dan gotong royong, serta keberagaman yang dirajut dalam identitas nasional ‘Bhinneka Tunggal Ika’,” ujarnya.
Lebih lanjut, Letnan Kolonel Wajong mengajak seluruh komponen bangsa untuk membumikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila terbukti mampu mempersatukan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dan ujian sejarah.
“Sebagai bintang penuntun, Pancasila membawa Indonesia menuju gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi. Kita harus menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang bekerja dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.
Ia juga menyoroti perkembangan situasi global yang ditandai dengan kemajuan teknologi komunikasi. Menurutnya, Pancasila harus menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan. Teknologi informasi harus dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyebarkan konten-konten positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila.
“Saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk mengarusutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa,” tambahnya.
Menutup pidatonya, Letnan Kolonel Wajong mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama merawat anugerah Pancasila melalui peringatan Hari Lahir Pancasila. Ia berharap peringatan ini dapat memompa semangat untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia.
“Dengan semangat Pancasila yang kuat, saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan perlindungan dan petunjuk kepada kita semua untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia,” pungkasnya.
Upacara ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan generasi muda akan peran mereka dalam pembangunan daerah. (***)












