Keringat di Bumi Tonala: Bukti Pengabdian Tanpa Batas Prajurit dan Rakyat

Newstizen.co.id GORONTALO – Matahari belum juga condong ke barat, tapi panasnya sudah menyengat kulit. Di Desa Tonala, Kecamatan Telaga Biru, debu jalan bercampur keringat menjadi saksi perjuangan tanpa pamrih para prajurit TNI dan warga. Mereka bahu-membahu menyelesaikan sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo, meski suhu tinggi dan terik matahari seolah menguji batas tenaga.

Tak ada keluhan yang terdengar. Hanya semangat yang terus bergema di antara deru mesin molen dan ayunan cangkul. Keringat yang mengucur bukan sekadar tanda lelah, melainkan lambang pengabdian dan tekad untuk membangun jalan baru bagi kemajuan desa.

Di tengah panas siang, Lettu Kav Rahman Haryono, Pasiter Kodim 1315/KG yang juga koordinator lapangan TMMD, berdiri memantau pekerjaan rabat beton sepanjang lebih dari satu kilometer. Ia menyebut semangat kebersamaan menjadi bahan bakar utama yang membuat proyek ini terus berjalan tanpa henti.

“Panas boleh membakar, tapi semangat kami tak akan padam. Ini tentang tanggung jawab dan pengabdian kepada rakyat,” ujar Lettu Rahman tegas.

Kerja keras itu kini mulai berbuah. Rabat beton yang dulu hanya berupa jalan tanah becek, perlahan berubah menjadi jalur kokoh penghubung antar dusun. Warga yang sebelumnya kesulitan melewati jalan berlumpur kini bisa tersenyum melihat perubahan yang nyata.

Namun, TMMD bukan hanya soal membangun jalan dan rumah. Program ini juga menyentuh pembangunan nonfisik — penyuluhan kesehatan, pelatihan UMKM, hingga penanaman nilai kebangsaan. Semua diarahkan untuk memperkuat ketahanan sosial ekonomi masyarakat Tonala.

TMMD ke-126 yang berlangsung hingga awal November 2025 ini kembali menegaskan satu hal: bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan slogan, tapi kenyataan yang hidup di tengah panas, peluh, dan semangat gotong royong. ###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *