Newstizen.co.id Gorontalo, 3 Februari 2025 – Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo dan Yonif 713/Satya Tama bergerak cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir di Desa Hutadaa dan Desa Buhu, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana, TNI mendirikan tenda serbaguna yang difungsikan sebagai tempat pengungsian sementara, pusat koordinasi, serta dapur umum bagi warga yang terdampak.
Dandim 1315/KG, Letkol Arm Yudhi Ari Irawan, S.Sos, M.Han., menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat.
“Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah ini. Tenda serbaguna ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama dalam situasi sulit seperti ini,” ujar Letkol Yudhi.
Tenda serbaguna yang didirikan oleh TNI tidak hanya menjadi tempat penampungan sementara bagi para pengungsi, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain:
✅ Dapur umum – Menyediakan makanan hangat bagi para korban banjir.
✅ Posko kesehatan – Tim medis disiagakan untuk memberikan layanan kesehatan dan pertolongan pertama bagi warga yang membutuhkan.
✅ Pusat koordinasi – Memudahkan distribusi bantuan dari pemerintah, relawan, dan pihak terkait agar lebih tepat sasaran.
Menurut Letkol Yudhi, pendirian tenda ini sangat penting mengingat banyak warga yang rumahnya terendam akibat luapan air Danau Limboto. Dengan adanya Posko ini, diharapkan masyarakat terdampak dapat menerima bantuan secara cepat dan efisien.
“Kami berharap tenda serbaguna ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat yang terdampak banjir. Kami akan terus bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan dapat meringankan beban para korban,” tambahnya.
Kodim 1315/KG dan Yonif 713/ST juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, relawan, serta berbagai organisasi kemanusiaan untuk memastikan bantuan terus mengalir bagi para korban. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi.
Langkah cepat dan sigap dari Kodim 1315/KG serta Yonif 713/ST ini menunjukkan komitmen TNI dalam membantu masyarakat di saat krisis, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam menghadapi bencana. (***)













