, Gorontalo Utara – Pasca penutupan pendaftaran calon wakil bupati dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), perhatian masyarakat terfokus pada Ramdhan Mapaliey, yang akrab disapa Ayah Onal, dan keputusannya untuk terlibat dalam kontes politik lokal. Aktivis dan pemerhati politik memunculkan beragam argumen terkait prospek pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara ke depan.
Sejumlah pendukung menyoroti latar belakang dan pengalaman Mapaliey sebagai Kepala Desa Pasalae di Kecamatan Gentuma Raya, Gorontalo Utara. Mereka melihat bahwa kepemimpinan Mapaliey di tingkat desa dapat menjadi modal berharga dalam mengemban tanggung jawab yang lebih besar di tingkat kabupaten. Mereka juga mengapresiasi komitmennya untuk membangun Gorontalo Utara dengan memanfaatkan potensi lokal secara efektif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, ada pula kritik terhadap kemampuan dan pengalaman politik Mapaliey dalam mengemban peran sebagai calon wakil bupati. Beberapa pihak meragukan apakah Mapaliey memiliki pemahaman yang cukup mendalam tentang dinamika politik lokal dan strategi untuk mengatasi tantangan yang mungkin dihadapi.
Perbincangan ini mengangkat isu-isu penting terkait arah pembangunan di masa mendatang, termasuk penanganan sumber daya alam dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diskusi yang berlangsung menunjukkan minat yang tinggi dari masyarakat Gorontalo Utara terhadap perkembangan politik dan arah pembangunan di daerah mereka.












