Gorontalo Utara – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki menggelar rapat evaluasi kinerja bersama Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, yang berlangsung di Ruang Tinepo, Kantor Bupati Gorontalo Utara, Kamis (22/1/2026).
Rapat ini menjadi ajang pemaparan menyeluruh terkait capaian pelayanan, pengelolaan sumber daya manusia, hingga kondisi keuangan rumah sakit. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusup.
Direktur RSUD Zainal Umar Sidiki, Mohammad Ardiansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa rumah sakit saat ini memiliki kapasitas 111 tempat tidur yang melayani masyarakat Gorontalo Utara dan wilayah sekitarnya.
Dari sisi sumber daya manusia, RSUD Zainal Umar Sidiki diperkuat oleh 601 pegawai dengan berbagai status. Rinciannya terdiri dari 91 Pegawai Negeri Sipil (PNS), 158 Pegawai Perjanjian Kerja (PPK), 36 PPK Paruh Waktu, 224 tenaga profesional kesehatan BLUD, serta 93 tenaga outsourcing.
Untuk tenaga medis, rumah sakit ini didukung oleh 15 dokter umum, 7 dokter spesialis dasar, dan 10 dokter spesialis lainnya. Pelayanan juga diperkuat dengan 173 perawat serta 86 bidan yang bertugas di berbagai unit layanan.
Pada aspek keuangan, Ardiansyah memaparkan bahwa pendapatan rumah sakit mencapai Rp17 miliar. Dari jumlah tersebut, belanja operasional tercatat sebesar Rp9,6 miliar, sementara jasa pelayanan mencapai Rp7 miliar.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa indikator pelayanan RSUD Zainal Umar Sidiki menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Sejak 2023 hingga akhir 2025, berbagai indikator kinerja terus meningkat, baik dari sisi mutu pelayanan maupun tingkat pemanfaatan fasilitas kesehatan.
Rapat evaluasi ini diharapkan menjadi dasar perumusan kebijakan ke depan guna mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Gorontalo Utara. (CN)












