Newstizen.co.id GORONTALO UTARA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) Kabupaten Gorontalo Utara terus mempercepat transformasi pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mengedukasi pasien dan keluarga pasien mengenai penggunaan aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (Mobile JKN) sebagai sarana pendaftaran layanan kesehatan secara daring.
Sosialisasi tersebut digelar di ruang tunggu poliklinik RSUD ZUS pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan dipandu oleh Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus memperluas pemanfaatan layanan kesehatan berbasis teknologi.
Dalam kegiatan itu, petugas tidak hanya memberikan penjelasan mengenai manfaat aplikasi Mobile JKN, tetapi juga mendampingi pasien secara langsung mulai dari proses mengunduh aplikasi, melakukan registrasi akun, hingga menggunakan fitur antrean online yang telah terintegrasi dengan sistem pelayanan rumah sakit.
Penanggung Jawab Tim PKRS RSUD ZUS, Rostina Sungge, mengatakan digitalisasi pelayanan kesehatan merupakan salah satu strategi rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Menurutnya, masih banyak peserta JKN yang belum mengetahui bahwa proses pendaftaran pelayanan kesehatan kini dapat dilakukan melalui telepon genggam tanpa harus datang lebih awal ke rumah sakit.
“Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Mobile JKN karena layanan ini lebih praktis, mudah, dan dapat mengurangi waktu tunggu saat melakukan pendaftaran di rumah sakit,” ujar Rostina.
Ia menjelaskan, penggunaan Mobile JKN memungkinkan pasien melakukan pendaftaran dari mana saja. Melalui aplikasi tersebut, peserta JKN dapat memilih fasilitas kesehatan, menentukan jadwal pelayanan, memperoleh nomor antrean secara online, hingga memantau status pelayanan tanpa harus mengantre di loket administrasi.
Kemudahan tersebut, kata Rostina, tidak hanya memberikan manfaat bagi pasien, tetapi juga membantu rumah sakit dalam menciptakan sistem pelayanan yang lebih tertib, efisien, dan terorganisasi.
“Dengan memanfaatkan antrean online, kepadatan di loket pendaftaran dapat dikurangi sehingga proses pelayanan menjadi lebih cepat dan nyaman, baik bagi pasien maupun petugas,” jelasnya.
RSUD ZUS juga memanfaatkan kegiatan sosialisasi tersebut sebagai sarana edukasi digital kepada masyarakat. Petugas PKRS secara aktif mendampingi pasien yang mengalami kesulitan mengoperasikan aplikasi agar mereka dapat menggunakan layanan tersebut secara mandiri pada kunjungan berikutnya.
Menurut Rostina, keberhasilan transformasi pelayanan digital tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur teknologi, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan layanan yang telah disediakan.
Karena itu, edukasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak peserta JKN memahami manfaat Mobile JKN sebagai solusi pelayanan kesehatan yang lebih cepat, praktis, dan efisien.
Selain memangkas waktu tunggu, penerapan sistem digital juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi pelayanan, mempercepat proses administrasi, serta mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang lebih modern dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui penguatan layanan berbasis digital, RSUD Zainal Umar Sidiki menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan kesehatan. Rumah sakit berharap pemanfaatan aplikasi Mobile JKN semakin luas sehingga masyarakat Gorontalo Utara dapat memperoleh akses pelayanan yang lebih mudah, nyaman, dan berkualitas sejalan dengan transformasi sistem kesehatan nasional.














