TMMD 126, Babinsa Serda Lahati Hidupkan Semangat Kebersamaan di Tonala

TMMD 126, Babinsa Serda Lahati Hidupkan Semangat Kebersamaan di Tonala

Newstizen.co.id GORONTALO – Di balik gemuruh alat berat dan derap langkah Satgas TMMD ke-126 di Desa Tonala, Kecamatan Batudaa, ada satu sosok yang bekerja dalam diam — bukan dengan semen dan cangkul, melainkan dengan senyum dan sapaan. Ia adalah Serda Lahati, seorang Babinsa yang meyakini bahwa membangun desa tidak cukup dengan membangun jalan, tapi juga harus membangun hati.

Dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar oleh Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo, Serda Lahati memilih jalur berbeda: memperkuat hubungan batin antara TNI dan masyarakat lewat Komunikasi Sosial (Komsos). Ia hadir bukan sekadar aparat berseragam, tapi sebagai “saudara” di tengah warga Tonala.

“TMMD adalah tentang kemanunggalan. Jalan bisa dibangun dalam hitungan hari, tapi kebersamaan dibangun dengan ketulusan,” ujar Serda Lahati di sela kunjungannya ke rumah warga.

Komsos yang ia jalankan terasa hangat dan sederhana. Dari warung kopi hingga kios sembako milik Ibu Sri Rahayu Asune (47), ia duduk bersama warga, berdiskusi ringan tentang keamanan lingkungan, pendidikan anak-anak, hingga rencana pembangunan desa. Bagi Lahati, inilah cara terbaik memahami denyut kehidupan rakyat.

Kepala Desa Tonala, Sumarno Antule, menilai pendekatan Serda Lahati sebagai bentuk nyata kepedulian TNI yang humanis.

“Beliau tidak datang memberi perintah, tapi mendengarkan kami. Kehadirannya menumbuhkan rasa percaya dan semangat gotong royong di antara warga,” ujarnya.

Interaksi hangat ini pun menular. Semangat kebersamaan di Tonala kian kuat. Warga yang awalnya hanya penonton, kini aktif membantu pengerjaan program TMMD.

Komandan Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo, Letkol Arh Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos., menegaskan bahwa Komsos adalah roh utama TMMD.

“Apa yang dilakukan Serda Lahati menjadi contoh bagaimana Babinsa menjadi pengayom dan motivator. Pembangunan fisik hanyalah hasil, tapi pembangunan jiwa masyarakat adalah tujuan,” tegasnya.

Melalui cara-cara sederhana namun bermakna, Serda Lahati telah menunjukkan bahwa pembangunan sejati berawal dari komunikasi dan kepercayaan. Di Desa Tonala, TMMD bukan sekadar proyek pembangunan — tapi perjalanan membangun rasa persaudaraan yang tak lekang oleh waktu. ###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *