POHUWATO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 1313/Pohuwato resmi ditutup setelah seluruh target fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan. Selama 30 hari pelaksanaan, program lintas sektoral tersebut mencatat penyelesaian seluruh sasaran dengan capaian 100 persen.
Upacara penutupan digelar di Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Jumat (14/8/2026), dipimpin Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang selaku Inspektur Upacara.
Kegiatan itu dihadiri Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati Iwan S. Adam, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm Fiat Suwandana, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, jajaran Forkopimda, pejabat Korem 133/Nani Wartabone, para kepala desa se-Kecamatan Taluditi, pelajar, serta masyarakat.
Dalam laporan akhir, Komandan Satgas TMMD Ke-129 Letkol Arm Fiat Suwandana menyampaikan seluruh program yang direncanakan sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 telah terealisasi sesuai target.
Pekerjaan fisik meliputi pembukaan dan perkerasan jalan sepanjang tiga kilometer, pembangunan lima unit plat deker, penyediaan tiga titik Program Manunggal Air di Desa Puncak Jaya dan Desa Mekarti Jaya, pembangunan tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembangunan satu unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Selain pembangunan infrastruktur, Satgas TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, sosialisasi penerimaan prajurit TNI, edukasi kesehatan dan percepatan penurunan stunting, penyuluhan pertanian, pelestarian lingkungan, hingga penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang dibacakan Danrem 133/Nani Wartabone, disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pohuwato, instansi terkait, personel Satgas TMMD, mitra TNI AD, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan program hingga selesai.
Kasad menegaskan, TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian TNI melalui sinergi lintas sektoral dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Keberhasilan program tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari dampak yang dirasakan masyarakat, seperti meningkatnya akses transportasi, terbukanya peluang ekonomi, tersedianya akses air bersih dan sanitasi, serta meningkatnya kualitas hunian warga.
Pelaksanaan TMMD Ke-129 juga diintegrasikan dengan sejumlah program prioritas TNI Angkatan Darat, antara lain Ketahanan Pangan, TNI Manunggal Air, rehabilitasi RTLH dan MCK, percepatan penurunan stunting, serta program Bersatu dengan Alam.
Menutup rangkaian kegiatan, Kodim 1313/Pohuwato mengajak pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta memelihara seluruh hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Keberhasilan TMMD Ke-129 di Kecamatan Taluditi kembali menegaskan kuatnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pohuwato.
TMMD Ke-129 Pohuwato Tuntas, Infrastruktur dan Pemberdayaan Warga Capai Target 100 Persen













