GORONTALO – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1304/Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun desa dari berbagai aspek kehidupan masyarakat. Tak hanya fokus pada pembangunan fisik seperti infrastruktur, Satgas TMMD juga aktif menjalankan kegiatan nonfisik, salah satunya adalah penyuluhan pertanian yang digelar di Desa Molotabu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Senin (28/07/2025).
Bertempat di Aula Kantor Desa Molotabu, kegiatan ini diikuti antusias oleh para petani dan kelompok tani setempat. Materi disampaikan oleh Mulyadi Sumaga, S.P., dari Dinas Pertanian Kabupaten Bone Bolango dengan tema “Pekarangan sebagai Sumber Ketahanan Pangan Keluarga.” Materi ini mendorong masyarakat untuk lebih memanfaatkan lahan pekarangan dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga.
Pasiren Kodim 1304/Gorontalo, Kapten Inf Darmawangsa, yang mewakili Komandan Satgas TMMD ke-125, Kolonel Arm Asep Ridwan, S.H., M.Han., menekankan bahwa peran Satgas TMMD bukan hanya sebagai pelaksana pembangunan fisik, tetapi juga sebagai motor penggerak peningkatan kapasitas masyarakat desa, khususnya dalam bidang pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi desa.
“Melalui penyuluhan ini, kami berharap dapat membantu petani memahami praktik pertanian yang lebih efektif dan efisien. Ini adalah bagian dari tugas Satgas TMMD untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan nonfisik,” ujar Kapten Darmawangsa.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Satgas TMMD hadir untuk membangun secara menyeluruh, baik secara fisik maupun sumber daya manusia. Kegiatan semacam ini membuktikan bahwa Satgas tidak hanya memegang sekop dan palu, tetapi juga membawa ilmu dan solusi nyata bagi masyarakat.
Kepala Desa Molotabu, Lefri Mooduto, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Satgas TMMD dalam membina petani dan memperkuat ketahanan pangan desa. “Kehadiran Satgas TMMD sangat memberi dampak, bukan hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga membangun pengetahuan dan semangat petani kami,” katanya.
Penyuluhan ini menjadi bagian penting dari strategi Satgas dalam mewujudkan desa tangguh, mandiri, dan sejahtera. Dengan bekal ilmu baru, petani diharapkan bisa meningkatkan produktivitas pertanian dan menjadikan sektor ini sebagai pilar utama kesejahteraan keluarga.
Dedikasi Satgas TMMD ke-125 tak hanya terlihat dari bangunan yang mereka hasilkan, tetapi juga dari ilmu yang mereka tanamkan. Lewat penyuluhan pertanian ini, Satgas turut mencetak petani cerdas yang mampu mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan, demi masa depan desa yang lebih mandiri dan kuat secara ekonomi. (BYP)












