, Tidore – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Tomalou dengan didampingi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tidore Selatan menggelar kegiatan yang bertajuk “KPU Tikep Go To School” dengan menyasar pemilih pemula di lingkungan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Tidore Kepulauan (Tikep), Sabtu (7/10/2023).
Kedatangan badan adhoc penyelenggara pemilu di lingkup Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tidore ini disambut baik Kepala Sekolah Jainal Abd. Rajak, S.Pd bersama dewan guru SMK Negeri 2 Tidore Kepulauan.
Dalam sambutannya, Jainal Abd. Rajak menyampaikan terima kasih kepada PPS Kelurahan Tomalou dan PPK Tidore Selatan, berkenaan menjalin kerjasama membangun komunikasi publik juga memberikan edukasi pendidikan politik kepada anak-anak peserta didik yang merupakan calon pemilih pemula.
Kegiatan ini, katanya, dapat menambah wawasan dan menjadi bekal pengetahuan buat anak didiknya dalam menyambut pesta demokrasi pemilu 2024.
Kegiatan Sosdiklih atau Sosialisasi Pendidikan Pemilih ini di pandu oleh Sekretaris PPS Kelurahan Tomalou Asiyah Abdurajak, dengan menghadirkan narasumber diantaranya, Ketua PPS Tomalou, Hasim A. Kadir, Anggota Irfan Jainal, Staf Pelaksana Ikram Karim, dan Ketua PPK Tidore Selatan Hambali M Taher.

Materi yang dibawakan narasumber pada kegiatan tersebut mencakup, arti demokrasi, syarat pemilih, tahapan pemilu, penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK), jenis pemilihan, surat suara, alokasi kursi dan daerah pemilihan (dapil), nomor urut parpol, pencegahan politik uang, melawan hoax, dan pemilih cerdas.
Ketua PPS Kelurahan Tomalou, Hasim A. Kadir, seusai kegiatan kepada media mengatakan, kegiatan Sosdiklih ini merupakan agenda KPU dengan melibatkan jajarannya melaksanakan edukasi terhadap pemilih pemula.
“Sosdiklih yang bertajuk KPU Tikep Go To School ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan bimbingan kepada pemilih muda untuk ikut berperan langsung dalam menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024,” kata Hasim.
“Indikator kesuksesan pelaksanaan pemilu serentak adalah meningkatnya jumlah partisipasi masyarakat termasuk didalamnya pemilih pemula yang akan menjadi legitimasi bagi pemimpin dan wakil rakyat terpilih,” imbuhnya.
Menurutnya, kesuksesan pelaksanaan pemilu serentak 2024 bukan hanya tugas para penyelenggara pemilu semata, akan tetapi diperlukan peran serta masyarakat dan dukungan dari semua pihak.
Ketua PPS Tomalou yang akrab di sapa Cimot ini mengingatkan bahwa partisipasi pemilih pemula dan juga masyarakat dalam pemilu 2024 dapat menentukan nasib daerah, bangsa dan negara untuk 5 tahun kedepannya.
Sementara Ketua PPK Tidore Selatan Hambali M Taher mengatakan, dengan sistem one man one vote, pemilih pemula memiliki hak yang sama, mempunyai satu suara yang setara dengan pemilih dewasa, sehingga penting untuk mendorong partisipasi kawula muda agar tidak ragu-ragu ataupun abai menggunakan hak suaranya dalam pelaksanaan pemilu 2024.
Kata dia, sosialisasi ini sebagai upaya untuk mensukseskan pemilu. Pemilih pemula menjadi target untuk membentuk pelaksanaan demokrasi yang dapat mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
“Sebab pemilih pemula nantinya menjadi cikal bakal pemilih dalam setiap momentum pemilu selanjutnya sehingga kesadaran dan pemahaman pentingnya demokrasi perlu diajarkan” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, dewan guru SMK Negeri 2 Tikep, Ketua dan Anggota Panwaslu Kecamatan Tidore Selatan, dan PPS se-Kecamatan Tidore Selatan. *(UT)












