TMMD Ke-126 Resmi Ditutup, Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Desa

TMMD Ke-126 Resmi Ditutup, Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Desa

onetalk.co.id GORONTALO – Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 tahun 2025 menjadi penanda berakhirnya satu bulan penuh kolaborasi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengakselerasi pembangunan desa. Upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Kamis (6/11/2025), dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. yang dibacakan Danrem 133/NW, disampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang berperan aktif dalam pelaksanaan TMMD ke-126, mulai dari pemerintah daerah, mitra pembangunan, hingga masyarakat yang turut bergotong royong menyukseskan kegiatan.

“Program TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga bentuk nyata pengabdian TNI dalam membantu percepatan kesejahteraan masyarakat, memperluas akses antarwilayah, dan memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat,” ujar Brigjen Hardo membacakan amanat Kasad.

Sinergi Nyata untuk Pembangunan Desa

TMMD ke-126 merupakan program terpadu yang berlangsung serentak di 50 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini menyasar pembangunan fisik dan nonfisik yang dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dan sinkron dengan rencana pembangunan daerah.

Sasaran fisik meliputi pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, pos kamling, rumah tidak layak huni (RTLH), sanitasi MCK, tempat ibadah, sumur bor, hingga penanaman pohon dan bantuan bibit perikanan. Sementara itu, sasaran nonfisik mencakup penyuluhan, pelatihan keterampilan, edukasi kesehatan, serta sosialisasi program pemerintah.

“Pendekatan TMMD selalu bottom up, karena berangkat dari aspirasi masyarakat yang dipadukan dengan perencanaan Pemda. Inilah yang membuat program ini memiliki dampak langsung dan berkelanjutan bagi warga,” jelas Danrem.

Integrasi Program Unggulan TNI AD

TMMD ke-126 juga menjadi sarana implementasi berbagai program unggulan TNI AD, antara lain Ketahanan Pangan, TNI Manunggal Air, Rehabilitasi RTLH dan MCK, Percepatan Penurunan Stunting, serta Program Bersatu dengan Alam.

Melalui pendekatan lintas sektor tersebut, TMMD bukan hanya meninggalkan hasil fisik berupa infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan kemandirian masyarakat desa serta memperkuat ketahanan wilayah dari aspek sosial, ekonomi, dan keamanan.

Dari Pembangunan Menuju Keberlanjutan

Kasad dalam amanatnya berpesan agar semangat kebersamaan dan gotong royong yang terbentuk selama pelaksanaan TMMD terus dijaga oleh masyarakat.

“Rawatlah hasil-hasil pembangunan ini dengan rasa memiliki. Semangat kebersamaan yang tumbuh di lapangan harus berlanjut menjadi budaya partisipatif dalam menjaga desa dan membangun masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan, seusai upacara penutupan, Danrem 133/NW bersama jajaran melaksanakan penyerahan bantuan sosial, peninjauan bakti sosial, pengobatan gratis, serta gerakan pangan murah bagi masyarakat sekitar.

Hadirnya Komitmen Bersama

Upacara penutupan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, antara lain Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, S.T., Ketua DPRD Zulfikar Y. Usira, S.E., Danlanal Gorontalo Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana, Danyonif 713/ST Letkol Inf. Mukhlis Cahyo Nugroho Budiono, dan Kapolres Gorontalo AKBP Ki Ide Bagus Tri, S.I.K.

Kehadiran para pejabat lintas instansi tersebut menunjukkan kuatnya komitmen untuk melanjutkan semangat manunggalnya TNI dengan rakyat sebagai pondasi pembangunan nasional dari desa.

Dengan ditutupnya TMMD ke-126, semangat kolaborasi antara TNI dan masyarakat kembali menorehkan bukti bahwa pembangunan sejati dimulai dari desa, melalui gotong royong, empati, dan kerja bersama.

“Semoga hasil dari TMMD ini menjadi warisan pembangunan yang berkelanjutan, bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga bagi generasi mendatang,” pungkas Brigjen TNI Hardo Sihotang. ###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *